Sabtu, 27 Agustus 2011

Hemat dengan Catridge isi ulang (inject)

Pada awal saya mendirikan rental computer (2,5 tahun yang lalu), semua printer yang saya miliki telah dipasangi infus dari sononya.  Banyak masalah yang saya alami dengan menggunakan printer infus, diantaranya :
1.       Adanya rongga angin dalam selang infus menyebabkan tinta cetakan terputus-putus. 
2.       Untuk mencetak kualitas foto, diharuskan hasil nozzle tinta tidak ada yang terputus-putus agar tidak terjadi kekurangan warna (kemerahan, kekuningan, kehijauan, dll). Hal  ini sering sekali dijumpai pada system infus dan pada kondisi seperti ini, catridge harus dipompa kadang sampai berkali-kali.
3.       Adanya pemompaan yang berlebihan menyebabkan banyaknya tinta yang terbuang percuma pada tabung pembuangan. Hal ini merupakan suatu pemborosan apalagi untuk suatu usaha/rental.
Mungkin anda adalah orang yang pernah atau sedang mengalami hal serupa dengan tinta infus… jangan kuatir, saya akan berbagi pengalaman untuk solusi tersebut.  Sudah setahun ini saya menggunakan catridge isi ulang (inject) yang saya dapat informasinya lewat teman yang bekerja sebagai pemasaran suku cadang computer di Yogyakarta. Namun tidak semua jenis printer catridge isi ulang ini tersedia. Bentuk dan cara kerjanya sama dengan catridge original, hanya saja pada catridge ini ditambahi lubang isi ulang. Kelemahannya adalah untuk kebutuhan rental yang pemakaian tinta lebih banyak tiap harinya kudu sering-sering tuang sebab kapasitas catridge tidak terlalu besar. Catridge yang pernah saya coba  adalah Epson T60 dan SP 1390. Alhamdulillah tinta lebih hemat, sebab tidak ada rongga udara. Apabila terjadi putus-2 pada hasil print maka cukup dilakukan sekali nozzle untuk memperbaiki warna. Jika menggunakan infus bisa berkali-kali pomponya. Selamat mencoba, semoga bermanfaat untuk pribadi maupun bisnis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar