Sabtu, 27 Agustus 2011

Fungsi Fotografi dalam Surat Kabar

Fungsi fotografi dalam surat kabar, selain memperindah halaman, juga sebagai pelengkap unsur berita tulis itu sendiri.
Menurut Rochady dalam bukunya Wartawan Pembina Masyarakat, lebih jauh dijelaskan fungsi foto atau gambar dalam surat kabar yaitu:
1. Gambar atau foto memiliki daya kekuatan dalam dua segi; yaitu segi daya penarik dan segi pentingnya, sama halnya dengan kedudukan berita yang dibuat dengan baik.
2. Foto dapat digunakan sebagai pemisah antara dua berita terhangat yang ditempatkan paling atas. Jalan itu ditempuh agar tidak terdapat gambaran seolah-olah kedua berita penting itu merupakan dua batu nisan yang tiada bergairah sama sekali. Bila hal ini sampai terjadi, maka antara kedua berita yang ditempatkan di atas tadi akan saling berebutan pengaruh yang akan memberikan kesan kurang baik bagi para pembaca.
3. Gambar atau foto juga merupakan penolong bagi surat kabar dari kesuraman bentuk atau rias muka. Sehingga dengan memuat gambar atau foto, maka halaman muka surat kabar menjadi segar dan menarik.
4. Gambar atau foto juga merupakan pembantu dalam menciptakan bimbingan atau petunjuk bagi pandangan mata pembaca. Bila melihat barang cetakan, mata cenderung untuk melihat terlebih dahulu bidang-bidang yang tampaknya lebih hitam atau putih yang berbeda dengan cetakan atau bidang-bidang lainnya. Seandainya pada halaman surat kabar dipasang gambar atau foto, maka itu akan tampak lebih hitam atau putih dari bidang-bidang lainnya. Ini berarti gambar atau foto akan membimbing mata pembaca ke arahnya.

Sifat Foto Berita
Subjek Foto Berita
1. Tokoh
Yang dimaksud dengan tokoh disini bukan saja seseorang dengan status sosial, melainkan dengan pengertian sosok manusia pada umumnya yang kita jadikan subjek penulisan
2. Tempat
Sebagai subjek dalam foto berita, tempat bisa berupa rumah, lingkungan, kota, desa.
3. Peristiwa
Aneka ragam kejadian yang bentuknya tidak terjadi dua kali dalam bentuk serupa.
4. Tokoh di suatu Tempat dalam suatu Peristiwa (gabungan dari tiga jenis subjek)
Syarat Foto Berita Berhasil
Syarat suatu foto berita berhasil menurut pendapat Prof. Bernd Heydemann :
a. Foto berita harus mampu menonjolkan diri, melawan membanjirnya informasi berita.
b. Foto berita harus disajikan sedemikian rupa, sehingga dengan mudah diterima oleh pengamat.
c. Foto berita harus mampu menyajikan beritanya dengan kekayaan detail gambar, yang dengan mudah dapat dikenal. (Prinsip originalitas harus diperhatikan).
d. Foto berita jangan menyampaikan ulangan dari gaya pemberitaan untuk mencegah efek kebosanan dari pembaca.
e. Foto berita harus mampu merangsang daerah-daerah sensitif dari proses penyampaian informasi dalam masyarakat.
f. Foto berita harus benar-benar terjadi karena bila terjadi pemalsuan dalam jangka waktu tertentu dapat terjadi penolakan (prinsip dapat dipercaya harus diperhatikan).
Kriteria foto layak berita
1. Informatif, foto ini mampu menjelaskan dirinya secara ringkas apa yang ingin disampaikan, segera terbaca tanpa harus dibebani kata panjang lebar.
2. Relevan, Isi yang dikandungnya secara jitu mendukung tema pokok cerita / penulisan, artinya tema foto tidak melenceng dari tema tulisan.
3. Faktual, Subjek foto tidak diada-adakan tapi memang ada dan sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
4. Otentik,
Ada dua pengertian otentik dalam hasil pemotretan :
a. Subjeknya sendiri hanya fotografer yang bersangkutan yang dapat.
b. Meskipun ada 10 fotografer yang memotret subjek yang sama, ada suatu hasil yang menunjukkan sudut pandangan yang unik (ada gagasan khas dalam ungkapan visualnya)
5. Hangat, sesuai dengan prasyarat sebuah berita yaitu tema foto berita itu menyangkut hal kehangatan, sebjeknya bukan merupakan hal yang basi hingga betapapun sukses pengambilannya, sebuah foto belum akan bernilai berita jika tidak secepatnya dipublikasikan.
6. Atraktif, ini menyangkut sosok grafis foto itu yang mampu tampil secara menggigit/mencekam, penampilannya tidak hambar tetapi memang secara hidup.
(tulisan ini ada dalam buku “DUNIA DALAM BINGKAI” Penerbit Graha Ilmu)

Foto berita mempunyai sifat-sifat seperti berita tulis, dengan perbedaan bahwa berita itu disajikan dalam bentuk foto, dengan kriteria:
1. Foto berita harus singkat dan jelas
2. Mempunyai komposisi yang lebih
3. Objektif
4. Akurat
Ukuran Cetak Foto & Resolusi Foto Digital
Terkadang kita sering lupa, berapa ukuran / dimensi panjang x lebar dari sebuah kertas foto pada saat ingin melakukan pencetakan. Demikian juga dengan ukuran resolusi sebuah foto digital, dan bagaimana kaitannya dengan hasil pencetakan di kertas foto.
Hasil foto dengan menggunakan Kamera Digital bisa kita lihat langsung melalui Komputer tanpa harus membawa ke lab foto untuk dicetak. Namun tidak bisa dihindari bahwa kita terkadang masih memerlukan hasil foto yang dicetak sehingga bisa dilihat kapan saja dan dimana saja tanpa tergantung dengan komputer. Meskipun kualitas sebuah foto digital ditentukan oleh banyak faktor, tapi resolusi tetap menjadi salah satu penentu utama. Resolusi diukur dengan satuan pixel (bujursangkar berisi informasi warna) yaitu jumlah detil yang bisa ditangkap oleh kamera. Makin banyak jumlah pixel dalam satuan luas, makin halus dan baik kualitas foto digital. Resolusi kamera juga terkait dengan proses cetak tadi. Besar Resolusi yaitu 1280×960 (1MegaPixel), 1600×1200 (2MP), 3MP, 10MP dan lain-lain itu adalah menandakan banyaknya titik yang ada dalam gambar tersebut. Semisal foto dengan resolusi 1600×1200 berarti ada 1600 titik di horizontal dan 1200 titik di vertikal. Untuk resolusi 1 megapixel ukuran maksimum pencetakan adalah 4×6 inci. Sedangkan ukuran maksimum pencetakan kamera dengan resolusi 5 megapixel bisa mencapai 14×17 inci.
Densitas foto 72dpi, 180dpi, maupun 300dpi (terlihat pada EXIF data yang menempel pada foto yang bersangkutan) itu menandakan tingkat kerapatan dari titik-titik tersebut dalam suatu satuan ukuran inch (dot per inch). Misalnya kita selama ini mendengar ada printer berkemampuan cetak dengan densitas 300dpi, 600dpi, 1200dpi, maupun 4800dpi. Contoh printer dengan kemampuan densitas 4800dpi itu berarti bisa mencetak sebanyak 4800 titik sepanjang garis 1 inch (2,54cm), begitu juga dengan printer berkemampuan densitas 300dpi berarti hanya bisa mencetak 300 titik sepanjang garis 1 inch (2,54cm).
Terkait dengan hal-hal diatas, maka kita patut mengetahui juga bahwa mesin cetak foto itu biasanya berkemampuan densitas 300dpi sehingga kita akhirnya sering memakai patokan ini sebagai standard densitas minimum yang diperlukan baik untuk mencetak di laboratorium foto ataupun dengan printer sendiri.
Berikut daftar ukuran kertas foto yang biasanya dipakai di laboratorium foto serta perbandingannya dengan resolusi foto (@300dpi) :
KODE IN MM CM DIMENSI PIXEL
3 R 3,5 x 5 89 x 127 8,89 X 12,7 1051×1500
4 R 4 x 6 102 x 152 10,16 x 15,24 1205×1795
5 R 5 x 7 127 x 178 12,7 x 17,78 1500×2102
6 R 6 x 8 152 x 203 15,24 x 20,32 1795×2551
8 R 8 x 10 203 x 254 20,32 x 25,4 2398×3000
S8 R 8 x 12 203 x 305 2398×3602
10 R 10 x 12 254 x 305 25,4 x 30,48 3000×3602
S10 R 10 x 15 254 x 381 3000 x 4500
11 R 11 x 14 279 x 356
S11 R 11 x 17 279 x 432
12 R 12 x 15 305 x 381 30,48 x 39,37
S12 R 12 x 18 305 x 465
16 R 16 x 20 40,64 x 50,8
20 R 20 x 24 50,8 x 60,96
24 R 24 x 31,5 60,96 x 80
30 R 30 x 40 75 x 100
Kita akan mengambil contoh salah satu ukuran yang biasa dipakai yaitu 4R (10,2×15,2cm), penghitungannya adalah:
(10,2cm : 2,54) x 300dpi = 1204 titik atau pixel
(15,2cm : 2,54) x 300dpi = 1795 titik atau pixel.
Dengan ini berarti kita mengetahui bahwa resolusi minimum yang dibutuhkan untuk mencetak 4R adalah 1795×1204 pixel. Sehingga resolusi kamera digital yang mendekati ukuran tersebut mungkin adalah 2MP yaitu 1600×1200. Tetapi harus diingat bahwa adanya perbedaan rasio panjang lebar antara file kamera digital (4:3) dengan standar kertas foto (3:2) itu biasanya berakibat terjadinya cropping (pemotongan) pada sisi-sisi foto karena laboratorium foto biasanya melakukan sedikit peregangan secara otomatis pada file-file yang bersangkutan, misalnya foto dengan resolusi 1600×1200 akan diperbesar menjadi 1795×1346 untuk memenuhi ukuran frame minimal dari 4R untuk kemudian dicropping lagi sehingga bagian yang tercetak itu tetap beresolusi 1795×1204.
Ada beberapa kasus dimana ada yang berhasil melakukan pencetakan dengan ukuran 8R hanya dengan kamera 2MP ataupun juga mungkin bisa 10R. Dalam hal ini kita harus melihat lagi beberapa hal yaitu :
1. Kompleksitas dari gambar yang diambil, misalnya gambar-gambar dokumentasi orang tentunya jauh berbeda tingkat detailnya dibandingkan dengan gambar pemandangan alam misalnya pada waktu sunrise. Dalam hal ini gambar orang biasanya lebih mudah untuk diperbesar dibandingkan dengan gambar pemandangan alam.
2. Tingkat kompresi dari gambar yang dipakai (dengan ACDSee biasanya terlihat pada menuproperties/file/compression ratio). Biasanya file-file yang berpotensi dan bisa dicetak jauh lebih besar dari ukuran yang direkomendasikan memiliki tingkat kompresi antara 5 – 10. Lebih dari itu, biasanya sulit sekali untuk meningkatkan ukuran gambar.
3. Ada beberapa kamera yang menyediakan mode RAW dan juga mode TIFF pada hasil akhir gambar yang ditangkap, dalam hal RAW file dan TIFF file itu tidak terdapat kompresi sama sekali sehingga sangat dimungkinkan untuk melakukan resize ulang untuk melakukan cetak pada ukuran lebih besar.
Dari 3 hal diatas, seringkali kita masih bisa melakukan cetak 10R maupun 12R dengan kamera 4MP meskipun secara perhitungan tidak memungkinkan untuk melakukan pencetakan tersebut. Dalam hal ini kita bisa melakukan tes sederhana apakah file yang bersangkutan masih bisa untuk dicetak pada ukuran yang bersangkutan atau tidak dengan cara melakukan image resize pada photoshop.
Semoga Bermanfaat… (http://imajiplus.wordpress.com/teknik-technic/tips-trick/ukuran-cetak-foto/)

Bisnis Percetakan

Bisnis Percetakan juga merupakan jenis usaha yang bisa dilakukan oleh kebanyakan orang meskipun tidak mempunyai modal peralatan cetak sekalipun. Hal ini yang biasa dilakukan oleh sales atau marketing. Hal tersebut dikarenakan banyak sekali percetakan-percetakan yang mempunyai peralatan cetak yang menyediakan jasa ongkos cetak untuk orang-orang yang tidak mempunyai peralatan, dengan biaya yang relatif murah (harga rekanan). Bahkan jika seseorang telah berpengalaman dalam bisnis percetakan ini, maka tanpa modal uang atau (maaf) modal dengkul sekalipun usaha ini terkadang juga bisa dilakukan.
Bagi Anda yang mungkin tertarik dan berminat untuk menekuni usaha percetakan, maka ada beberapa cara dalam proses pengerjaan cetak ini bisa menjadi pilihan dan panduan Anda:
Pengerjaan dengan mesin cetak offset
Diantaranya dengan menggunakan mesin offset Toko, Riobi dan Oliver
Pengerjaan dengan teknik sablon
Baik itu sablon manual ataupun dengan mesin (Biasanya untuk media bahan plastik, blangko undangan/beli jadi, blangko kartu nama).
Pengerjaan dengan teknik digital printing (print warna)
Hal ini biasanya dilakukan ketika order yang kita terima terlalu minim untuk dicetak karena untuk ongkos cetak juga ada ongkos minim.
Sedangkan keuntungan yang didapat untuk Bisnis Percetakan ini juga lumayan memuaskan. Jadi apabila sebagian dari anda yang membaca artikel ini bingung untuk memulai usaha mungkin hal ini bisa untuk dijadikan bahan pertimbangan.
Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda…!!!.

Sumber : http://adeesign.com/percetakan/bisnis-percetakan.html

Cara Memperjelas Hasil Foto Dari Kamera Hp

Seperti yang sudah saya bahas pada artikel saya sebelumnya yang ada disini. Untuk membuat foto kita yang jelek atau penuh dengan bintik-bintik akibat dari hasil jepretan dari kamera HP dan kamera digital dengan pixel rendah, kita tidak perlu dengan susah payah harus melakukan beberapa pengaturan pada Adobe Photoshop. Bagi anda yang jago dengan Photoshop hal ini bukanlah merupakan hal yang sulit, tetapi bagi anda yang awam dengan makhluk yang namanya Photoshop pasti akan kebingungan.
Apalagi bagi anda yang bekerja di Percetakan bagian Desain Grafis pasti akan suntuk juga kalo harus edit foto yang seperti itu. Karena waktu anda akan terbuang banyak hanya untuk mengedit 1 foto, itu kalau foto yang jelek cuma 1 kalau ada 10 bahkan lebih pasti akan ribet juga. Apalagi jika pada saat itu pekerjaan juga sedang banyak. Pasti orang yang antri untuk sekedar setting atau desain ditempat anda akan bosan juga harus menunggu anda mengedit foto yang jelek itu. Bagi yang photoholic dan suka memasang foto di Friendster tetapi dengan fasilitas yang (maaf) pas-pasan, hanya punya kamera dari kamera HP tetapi tidak pakai yang 3.2 Megapixel atau bahkan yang 5 Megapixel pasti akan kecewa karena hasilnya yang jelek penuh dengan bintik-bintik. Foto yang jelek penuh dengan bintik-bintik itu bisa dibersihkan agar bisa menjadi lebih bagus. Bagaimana caranya….?
Jika anda membaca artikel saya yang sebelumnya yang ada disini pada gambar artikel tersebut bintik-bintik yang ada cuma sedikit atau bahkan tidak tampak. Mungkin anda penasaran dan bertanya-tanya apa mungkin jika bintik-bintik itu ada banyak diseluruh gambar bisa dibersihkan…..? Jawabannya adalah BISA. Kalau anda tidak percaya anda lihat gambar saya dibawah ini yang sebelumnya penuh dengan bintik-bintik bisa menjadi bersih.
Untuk membuat foto anda menjadi seperti gambar yang disebelah kanan saya tetap menggunanakan plugin dari Photoshop yaitu Noiseware Professional V4.1.1.0 for Adobe Photoshop. Jika pada gambar pada artikel saya yang pertama anda hanya perlu untuk 1 klik saja gambar sudah jadi lebih bagus. Sedangkan untuk gambar saya yang diatas anda juga tidak terlalu ribet untuk mengaturnya. Ketika anda menghadapi gambar yang seperti diatas sebelah kiri saya berikan tips untuk anda agar dapat mengedit gambar tersebut bisa menjadi seperti yang disebelah kanan.  Dan perlu anda ketahui juga gambar diatas saya ambil melalui media scanner dan pasti kualitas juga akan turun, tetapi saya masih bisa menghasilkan gambar seperti yang ada di sebelah kanan. Untuk bisa menghasilkan gambar yang seperti di sebelah kanan sebelumnya anda harus beli dulu pluginnya atau silahkan mencari link downloadnya di google.
Cara Instalasi Plug-Ins :
1. Ekstrak file Noiseware Professional V4.1.1.0 for Adobe Photoshop.
2. Instal Plugin tersebut kalau bisa taruh filenya pada direktori Plug-Ins yang ada di folder dimana anda menginstal Adobe Photoshop anda misal : C:/Program Files/Adobe/Adobe Photoshop CS3/Plug-Ins (Untuk Adobe Photoshopnya tidak harus CS3) terserah yang anda pakai versi berapa. Adobe Photoshop 7, CS1, CS2 bisa dipakai
3. Setelah itu copy file patch pada pada direktori C:/Program Files/Adobe/Adobe Photoshop CS3 /Plug-Ins/Imagenomic (Untuk Adobe Photoshopnya terserah yang anda pakai versi berapa tidak harus CS3 seperti yang saya pakai)  dan jalankan Program Patch, setelah program patch jalan klik pada kotak (tombol) patch. Selesai restart komputer anda.
Jika anda mungkin lebih telaten dari saya anda bisa menghasilkan  gambar yang lebih bagus lagi. Untuk pengaturan yang diatas itu pengaturan yang saya lakukan pada gambar contoh diatas. Saya sarankan anda bereksperimen dengan mencoba beberapa pengaturan yang ada agar anda bisa menghasilkan karya yang lebih bagus lagi.
Bagaimana apakah anda sudah berhasil mengedit gambar menjadi lebih baik atau mungkin anda punya cara yang lain…?
Sumber : adeesign.com/adobe-photoshop/cara-memperjelas-hasil-foto-dari-kamera-hp.html

Cara Memperjelas Hasil Foto Dari Kamera Hp

Seperti yang sudah saya bahas pada artikel saya sebelumnya yang ada disini. Untuk membuat foto kita yang jelek atau penuh dengan bintik-bintik akibat dari hasil jepretan dari kamera HP dan kamera digital dengan pixel rendah, kita tidak perlu dengan susah payah harus melakukan beberapa pengaturan pada Adobe Photoshop. Bagi anda yang jago dengan Photoshop hal ini bukanlah merupakan hal yang sulit, tetapi bagi anda yang awam dengan makhluk yang namanya Photoshop pasti akan kebingungan.
Apalagi bagi anda yang bekerja di Percetakan bagian Desain Grafis pasti akan suntuk juga kalo harus edit foto yang seperti itu. Karena waktu anda akan terbuang banyak hanya untuk mengedit 1 foto, itu kalau foto yang jelek cuma 1 kalau ada 10 bahkan lebih pasti akan ribet juga. Apalagi jika pada saat itu pekerjaan juga sedang banyak. Pasti orang yang antri untuk sekedar setting atau desain ditempat anda akan bosan juga harus menunggu anda mengedit foto yang jelek itu. Bagi yang photoholic dan suka memasang foto di Friendster tetapi dengan fasilitas yang (maaf) pas-pasan, hanya punya kamera dari kamera HP tetapi tidak pakai yang 3.2 Megapixel atau bahkan yang 5 Megapixel pasti akan kecewa karena hasilnya yang jelek penuh dengan bintik-bintik. Foto yang jelek penuh dengan bintik-bintik itu bisa dibersihkan agar bisa menjadi lebih bagus. Bagaimana caranya….?
Jika anda membaca artikel saya yang sebelumnya yang ada disini pada gambar artikel tersebut bintik-bintik yang ada cuma sedikit atau bahkan tidak tampak. Mungkin anda penasaran dan bertanya-tanya apa mungkin jika bintik-bintik itu ada banyak diseluruh gambar bisa dibersihkan…..? Jawabannya adalah BISA. Kalau anda tidak percaya anda lihat gambar saya dibawah ini yang sebelumnya penuh dengan bintik-bintik bisa menjadi bersih.
Untuk membuat foto anda menjadi seperti gambar yang disebelah kanan saya tetap menggunanakan plugin dari Photoshop yaitu Noiseware Professional V4.1.1.0 for Adobe Photoshop. Jika pada gambar pada artikel saya yang pertama anda hanya perlu untuk 1 klik saja gambar sudah jadi lebih bagus. Sedangkan untuk gambar saya yang diatas anda juga tidak terlalu ribet untuk mengaturnya. Ketika anda menghadapi gambar yang seperti diatas sebelah kiri saya berikan tips untuk anda agar dapat mengedit gambar tersebut bisa menjadi seperti yang disebelah kanan.  Dan perlu anda ketahui juga gambar diatas saya ambil melalui media scanner dan pasti kualitas juga akan turun, tetapi saya masih bisa menghasilkan gambar seperti yang ada di sebelah kanan. Untuk bisa menghasilkan gambar yang seperti di sebelah kanan sebelumnya anda harus beli dulu pluginnya atau silahkan mencari link downloadnya di google.
Cara Instalasi Plug-Ins :
1. Ekstrak file Noiseware Professional V4.1.1.0 for Adobe Photoshop.
2. Instal Plugin tersebut kalau bisa taruh filenya pada direktori Plug-Ins yang ada di folder dimana anda menginstal Adobe Photoshop anda misal : C:/Program Files/Adobe/Adobe Photoshop CS3/Plug-Ins (Untuk Adobe Photoshopnya tidak harus CS3) terserah yang anda pakai versi berapa. Adobe Photoshop 7, CS1, CS2 bisa dipakai
3. Setelah itu copy file patch pada pada direktori C:/Program Files/Adobe/Adobe Photoshop CS3 /Plug-Ins/Imagenomic (Untuk Adobe Photoshopnya terserah yang anda pakai versi berapa tidak harus CS3 seperti yang saya pakai)  dan jalankan Program Patch, setelah program patch jalan klik pada kotak (tombol) patch. Selesai restart komputer anda.
Jika anda mungkin lebih telaten dari saya anda bisa menghasilkan  gambar yang lebih bagus lagi. Untuk pengaturan yang diatas itu pengaturan yang saya lakukan pada gambar contoh diatas. Saya sarankan anda bereksperimen dengan mencoba beberapa pengaturan yang ada agar anda bisa menghasilkan karya yang lebih bagus lagi.
Bagaimana apakah anda sudah berhasil mengedit gambar menjadi lebih baik atau mungkin anda punya cara yang lain…?
Sumber : adeesign.com/adobe-photoshop/cara-memperjelas-hasil-foto-dari-kamera-hp.html

Tips Meningkatkan Ukuran Gambar Dengan Sedikit Mengurangi Kualitas Gambar

Pixel adalah unit terkecil dari suatu gambar. Jumlah piksel dalam gambar disebut resolusi. Bayangkan gambar terdiri dari ribuan kotak kecil atau titik. Setiap kotak kecil (atau pixel) memiliki informasi warna tersendiri. Pembesaran gambar dengan menggunakan program apapun berarti meningkatkan ukuran pixel atau memisahkan pixel dan ini menyebabkan menurunnya kualitas gambar.
Untuk dapat mengubah ukuran gambar tanpa terlalu banyak menurukan kualitas gambar berikut tipsnya :
Berikut adalah cara singkat tapi cepat untuk meningkatkan ukuran gambar. Ini akan melibatkan penggunaan image editor resample gambar dengan kenaikan 10% secara bertahap. Photoshop mudah menangani ini dengan menggunakan perintah Image Size.
1. Buka gambar Anda di Photoshop.
2. Klik pada Image – Image Size dari menu. Atau, klik kanan pada bar judul gambar dan pilih Image Size.
3. Pilih Bicubic Smoother di Resample Image.
4. Dalam pengaturan Pixel Dimensions, gunakan menu dropdown untuk memilih Percent bukan Pixels. Pastikan mencentang Constrain Proportions.
5. Untuk mengubah ukuran gambar dengan 10%, mengubah lebar / tinggi sampai 110 dari 100 persen sebelumnya. Klik OK untuk mengubah ukuran gambar dengan 10%.
6. Anda dapat terus mengubah ukuran secara bertahap sebesar 10% hingga ukuran yang optimum dimana Anda dapat melihat bahwa kualitas visual belum terlalu banyak terdegradasi. Untuk membatalkan tindakan sebelumnya, klik Edit – Undo Image Size.


Sumber : http://adeesign.com/adobe-photoshop/ Tips-Meningkatkan-Ukuran-Gambar-Dengan Sedikit-Mengurangi-Kualitas-Gambar

Menghaluskan Dan Mempertajam Foto

Mempunyai HP dengan fitur kamera VGA terkadang membuat kita menjadi jengkel dengan hasilnya yang kurang memuaskan karena terdapat bintik-bintik yang membuat gambar menjadi kurang jelas. Walaupun udah diset dengan resolusi paling bagus sekalipun tetap aja tuh bintik-bintik muncul. Dan juga saat kita pakai kamera digital dengan pixel rendah tuh bintik-bintik juga muncul.
Ini nich aku mau kasih solusi buat Sobat Muda yang doyan foto-foto menggunakan HP dengan kamera VGA dan foto digital dengan pixel rendah untuk tampilin foto di FS ( Friendster) pasti akan kecewa dengan hasil foto tersebut. Untuk edit memperbaiki foto ke studio juga harus keluar duit lagi. Kalau fotonya cuma 1 biji sih gak masalah kalau ada puluhan atau bahkan ratusan foto akan membuat kita terkena kanker alias kantong kering he…he….. Karena untuk edit foto biasanya ada yang dihitung perbiji. Sedangkan untuk sobat yang lagi belajar desain grafis untuk edit tuh foto secara manual juga lama tuh dan hasilnya juga gak bisa maksimal. Apalagi untuk sobat yang kerja dipercetakan bagian setting atau desain saat kerjaan numpuk harus ngerjakan foto yang seperti ini sebel banget khan….. harus edit tuh foto agar bisa maksimal hasilnya. Kalau pakai efek blur bisa sih… tapi hasil juga kurang maksimal karena gambar akan menjadi buram.
Sebenarnya caranya nggak terlalu sulit tuh… untuk memperbaikinya karena kita tinggal pakai software tambahan atau bahasa kerennya plugin. Software untuk edit hasil foto tersebut ada banyak macamnya yang bisa sobat cari melalui paman google. Tapi daripada bingung-bingung untuk cari tuh software ini aku akan bagi softwarenya.Software bernama Noiseware Professional V4.1.1.0 for Adobe Photoshop udah lumayan banget tuh buat edit hasil foto, kita tinggal klik udah jadi deh tuh foto sesuai dengan yang kita inginkan. Kalau mungkin ada yang kurang puas atau kurang sesuai hasil gambarnya, mungkin warna atau ketajaman gambar kita juga bisa tuh edit lagi, karena pada software ini kita juga dapat melakukan beberapa pengaturan. Dan yang terutama dengan software ini kita editnya gak sampai 5 menit udah jadi tuh foto. Bisa sobat bayangkan udah hemat biaya hemat waktu lagi asyik khan. Gak percaya… nih lihat contoh dibawah hasil foto yang aku edit dengan nich software.
Sumber : adeesign.com/adobe-photoshop/menghaluskan-dan-mempertajam-foto.html